Sabtu, 30 Desember 2017

Working is like school

Why do we have to school?

Because in the real world, it becomes clear that the office where you spend your days is just like the educational institution where you spent your teenage years.

So, you will be faced lecture, subject, small and big exam.

Sometimes, you don't like the lecture, the subject, or the situation but when you are there, you have to face it. Or you move to other faculty which different subject, or other university so find different lecture and situation but it would be the same that you will face small and big exam. Anywhere!

Lecturer cannot feed you like a baby because you are a mature person. Be smart, be busy to improve yourself, your skill and/or knowledge, get to know how about your subject, prepare your exam even small especially big exam.

In University, people call you Mahasiswa. Maha is teramat besar. How can you expect as very big person spoon-fed? It means you have to be more responsible to get better in your subject.

Realize our ability, cover your lack or weakness with your strength. Don't be afraid if you are not smart compare to others. Smart is not a guarantee, I found so many smart person that lack of attention to detail, remaining stuck in the past then because they were being lazy. Mapping yourself, what your strength, weakness, opportunity and thread.

Just like Mahasiswa, you can enjoy, spend your time for exist in your social media, play game, etc. As you sow, so shall you reap. We called it as a hukum tabur tuai.

You will see what you  do after 5 or 10 years from now. You will meet your friends and compare with you. Is it you who will be getting more success or are they? You cannot see it now, because everything needs process, time and effort.

Your action lead to your habits, your habits lead to your character and your character determine your destiny!

"We must all suffer one of two things; the pain of discipline or the pain of regret or disappointment." - Jim Rohn.

[Rewrite from WhatsApp Group]

When you ask me, I'm here to help you

Saya selalu merasa senang ketika bisa membantu teman-teman yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya (skripsinya). Entah mereka bertanya mengenai bab di setiap skripsinya ataupun mekanisme saat akan melakukan penelitian serta pengolahan datanya. Saya memang bukan alumni dengan lulusan terbaik dengan IPK yang sempurna, tapi ilmu yang sudah saya dapat selama 5 tahun kuliah harus bisa bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, jangan pernah sungkan untuk bertanya. Selama saya bisa, saya pasti akan bantu. Ilmu yang saya punya mungkin belum seberapa, tapi ketika saya bisa berbagi ilmu ke teman-teman lainnya, semoga bisa menjadi ladang pahala bagi saya, aamiin yaa robbal 'alaamiin.

:)

Rabu, 06 Desember 2017

Quotes #20

Tersenyumlah ketika kekasihmu dicuri,
seseorang yang memang diciptakan untuk bersamamu tidak akan bisa dicuri orang lain.

-Fiersa Besari-

Quotes #19

Ada dua jerit yang aku tahu.
Satu di bibir bahagiamu, 
Satu lagi di pilu mataku.

-shinchan-

Quotes #18

//rin-du//

Kira-kira singkatnya begini, rindu itu
seperti samudera, dan aku adalah orang
yang mengarunginya dengan cara berenang.

Hanya ada dua kemungkinan saat kau temukan:
mati tenggelam, atau mati mengambang.

-Arif Rahman Setio-

Quotes #17

"Wanita adalah sebuah kota yang cuacanya mudah sekali berubah-ubah. Sedangkan laki-lakinya adalah penghuni kota yang harus tetap kuat bertahan dengan segala perubahannya.."

-semilyarkenangan-

Quotes #16

"Menurut saya, perempuan yang berwawasan luas memiliki nilai plus. Berpendidikan tinggi itu keren. Jika tidak berpendidikan tinggi, tak apa, minimal gemar membaca buku. Kenapa? Karena bagi saya, berkomitmen bukan cuma tentang nonton bareng, dinner, atau mojok di tempat sepi, tapi juga tentang memiliki rekan berdiskusi dan berbagi pikiran."

-Fiersa Besari-

Sabtu, 02 Desember 2017

Sebuah Tanya

Jujur ku hanya seorang lelaki,
Yang terkadang tak lepas dari goda.
(Pada Satu Cinta by Glenn Fredly)

Penggalan lirik lagu di atas memang benar adanya, tapi pertanyaannya, apakah hanya seorang lelaki yang selalu tergoda?
Bagaimana dengan perempuan?
Apakah perempuan tak memiliki hasrat untuk tergoda juga?

Original Written on Friday, December 1st, 2017.
At 23.08 PM

Regards,
Eva Bachtiar, S.Pd.

Senin, 09 Oktober 2017

Quotes #15

"Ketika waktu melahirkan rindu dan kau hanya bisa menunggu, tak ada yang bisa kau lakukan selain memeluknya dalam doa dan menanti hingga nyali terakhirmu usai atau melepaskannya."

-Surat dari Praha-

Quotes #14

"Akui saja, semakin kita dewasa maka perihal jodoh akan semakin sederhana bukan?

Cinta bukan lagi tentang kriteria. Tapi tentang kenyamanan saat bincang bersama, pandangan hidup yang sama, dan kemauan untuk saling menerima hingga tiba ujung usia."

-aldilladharma-

Quotes #13

"Mau sedekat apapun kamu dengan perempuan atau laki-laki dan kamu menaruh perasaan terhadapnya. Tidak menandakan keterikatan apapun kalau tidak 'diajukan pertanyaan'."

-Alberta Shendy, 2016-

Quotes #12

Kontradiktif

Apakah memang benar bila manusia diciptakan untuk selalu terperangkap di dalam kontradiksi? Bahwa nyatanya kita kerap diabaikan oleh seseorang yang amat kita cintai. Karena dia sibuk mengejar orang lain yang tidak mencintainya sama sekali.

-Gerak-gerik Langit-

Quotes #11

"Kita tidak memiliki kewajiban untuk membahagiakan orang lain. Kita hanya perlu membahagiakan diri sendiri, tetapi tetap saja dengan catatan "Bahagia yang bukan dengan cara merusak kebahagiaan orang lain"."

-mangatapurnama-

Kamis, 14 September 2017

Imagine #3

cr. belekbaek on Instagram

cr. bts_twt on Twitter

IMAGINE BTS' RAPMONSTER
Fighting With Rapmonster BTS as Your Boyfriend
Re-posted from belekbaek on Instagram

Ketika marah, Namjoon buka tipe orang yang akan diemin kamu. 
Dia akan bilang semua unek-uneknya sama kamu in a good way karena dia jago banget ngomong.
"Bae, kamu kan tahu aku gak suka kalau kamu pake baju ketat. Bukan aku gak suka kamu yang sexy. Aku gak suka kamu diliatin cowok-cowok lain." atau kalau kamu bandel,
"Gini deh, aku tanya coba sama kamu, kenapa kamu maksa ingin pake baju kayak gitu?"
Pas kamu jawab karena Namjoon suka cewek sexy, dia jawabnya,
"You already sexy without trying."

Karena dia orangnya sibuk banget, jadi biasanya penyebab utama kalian berantem adalah karena chat kamu gak dia bales atau telepon kamu gak dia angkat. Alasannya pasti...
"Aku lagi kerja, Bae. Kalau aku bales chat kamu atau angkat telepon kamu, susah berhentinya."
Kalau diemin dia, dia pasti maksa buat ngobrol biar masalahnya clear
Kalau kamu tetep gak mau, dia pasti langsung samperin kamu di manapun kamu berada.
Terus besoknya, dia harus kerja ekstra karena kemarin udah ninggalin kerjaan demi menyelesaikan masalah sama kamu.
Akhirnya, ujung-ujungnya kamu yang minta maaf sama dia.

Walaupun kelihatannya kuat, kalau berantem sama kamu sampe kamu minta putus karena kamu capek sama kesibukannya, Namjoon pasti nangis.
"Aku harus apa, Bae? Kamu dan pekerjaan aku, dua-duanya sama. Sama-sama mimpi aku yang harus aku pertahankan. It won't be long, aku cuma minta satu hal dari kamu, sabar sedikit lebih lama lagi, ok? You have to believe me that everything I do, I do it for you."
Terus kalau udah berantem kayak gini, besoknya dia pasti sakit sampe kamu harus rawat dia.
Terus, Namjoon akhirnya jadi melow dan minta maaf,
"Maaf ya, Bae. Aku selalu aja repotin kamu. Tapi kamu mau kan direpotin? Jangan tinggalin aku, ya!"

Selasa, 12 September 2017

My Morning View!








Namjoon-ah, I really love seeing you in the morning like this. So, may I call you as my morning view? 😊💞

Notes: All of the images are reposted from Big Hit Entertainment Official Account on Facebook and bts_twt on Twitter 😊

Imagine #2

cr. bts_twt on Twitter [Posted by Kim Taehyung]

cr. Big Hit Entertainment Official Account on Facebook.

IMAGINE BTS' RAPMONSTER
Rapmonster's Birthday Special Edition
Re-posted from codename9095 on Instagram

[on the phone]
"Yang nyampe mana?"
"Bentar lagi nih kayaknya. Satu stasiun lagi."
"Hmm okay. I'll be waiting right here."
"I am sorry babe."
"What for?"
"Nunggunya kelamaan huhu."
"It's okay baby. Seabad juga aku bakalan tunggu kok."
"Gombal banget deh."
"Hehehe. Nanti turunnya pelan-pelan aja ya. Jangan buru-buru."
"Iya sayang."

[on the station]
"By!" Kamu nepuk Namjoon yang sibuk mainan handphone.
"Hey sweety. I miss you." Dia main peluk-peluk aja depan umum.
"Heh diliatin orang ih!"
"So what? I really miss you."
"Iya tau tapi jangan di sini deh."
"Yaudah yuk."

Dia gandeng kamu ke parkiran. 
Bukain pintu biar kamu masuk mobilnya.
"Aku punya sesuatu buat kamu." 
Kamu ngejulurin badan buat ngerogoh tas di belakang dan ngeluarin sesuatu dari sana.
"Happy birthday!!!" 
Kamu megang kue yang lilinnya belum nyala sambil nyengir. 
Bisa dipastikan kagetnya Namjoon yang gak nyangka kamu sempet nyiapin itu semua.
"By! Sempet ya kamu beli kue begini."
"Hehe maaf ya kejutannya gak banget. Mana lupa ga beli korek pula."
"Wait."
Namjoon buka dashboard dan ngeluarin sesuatu, korek!
"Gak nyangka bakalan berguna juga aku nyimpen korek di sini."
"Eh iya! Yaudah nyalain gih terus kamu tiup. Hehe."
Namjoon do as he asked.
Terus dia acak-acak rambut kamu dengan senyum dimple-nya.
"Makasih ya by. It's the sweetest ever."
"Sama-sama by. Sekali lagi selamat ulang tahun ya. Wish you a happiest birthday."
"I am. I am the happiest birthday boy today. Cause you are with me now."
Dan tanpa aba-aba, Namjoon majuin badannya buat kecup kamu sekilas.
"Curang ih cium-cium!"
"I demand my present, of course."
He smirks.
Dan kamu cuma bisa ber-blushing ria.

Happy 23rd birthday to you, Baby Mon! ❤❤❤
Always be happy on your special day and wish you all the best for you!
Be positive and humble!
I love you! ❤

Rabu, 23 Agustus 2017

Idiom in K-Pop Song Titles

[Re-post from English Tips 4 U on Twitter]

Hello, fellas!

How familiar are you with K-Pop songs? I have noticed a trend where a lot of K-Pop songs are using English titles or a Korean title with a different English title in parenthesis. For example: '서원을 말해봐' or Genie by SNSD (Girls' Generation). The sentence '서원을 말해봐' which means tell me your wish has a different title in English called Genie. K-Pop are trying to expand the market internationally, thus, English song title is effective to garner the attention of overseas people. Most overseas listeners of K-Pop cannot type the Korean alphabet, so with the English title, people can easily find the song and the MV (Music Video). Not only an English title, but some of popular K-Pop songs are using idiomatic expression in English too. 

Here are some idiom in K-Pop song titles:
  1. One of a Kind
    Meaning: the only item of a particular type.
    (Song by G-Dragon, 2012)
    Example: Jinyoung is a leader of popular boy-group who has produced more than 160 songs. He is absolutely one of a kind.
  2. Blood, Sweat, and Tears
    Meaning: a lot of efforts and suffering.
    (Song by BTS, 2016)
    Example: Namjoon produces the song with blood, sweat and tears to make them well-known internationally.
  3. Born with a Silver Spoon
    Meaning: to be in a high social class or be rich from birth.
    (Inspired from Silver Spoon by BTS, 2015)
    Example: Taehyung was not born with a silver spoon in his mouth. He earned his success through hard-work.
  4. Spine Breaker
    Meaning: someone who demands the parents to always buy fancy things so s/he could keep up with expensive trends.
    (Song by BTS, 2014)
    Example: Jin is such a spine breaker. He wears fancy shoes after begging his mother for buying them for him.
  5. Home Run
    Meaning: a highly successful achievement.
    (Song by GOT7, 2016)
    Example: After starring a drama called Dream High 2, Jaebum and Jinyoung scored a home run and they debuted in a popular boy-group.
  6. Mental Breakdown
    Meaning: the state of being overwhelmed by a situation that one's cannot handle.
    (Inspired from MTBD by CL, 2014)
    Example: Chaelin almost had a mental breakdown because she thought that she had lost the shoes given by Rihanna.
  7. Lion-Hearted
    Meaning: exceptionally courageous or brave.
    (Inspired from Lion Heart by SNSD, 2015)
    Example: Hyoyeon is lion-hearted. She dances with cute concept in a group but she dares to perform a ballroom dance alone.
  8. Play with Fire
    Meaning: to do something that could cause a great trouble later.
    (Song by BLACKPINK, 2016)
    Example: Jennie is playing with fire because she does not wear a helmet while driving the motorcycle.
  9. Play Russian Roulette
    Meaning: to take big risks, in a way which is very dangerous.
    (Song by Red Velvet, 2016)
    Example: Yeri is playing Russian roulette by pursuing her career in the entertainment industry since 12 years old.
  10. Lovey-Dovey
    Meaning: to express affection in an extravagantly sentimental way.
    (Song by T-Ara, 2011)
    Example: there is a lovey-dovey couple at Kirin Art School. They are Jiyeon and Jaebum whom are always holding hands together.
That wraps up our session, fellas! See you on another interesting session.
☺☺☺

Senin, 07 Agustus 2017

Imagine #1

cr. bts_twt on Twitter [Kim Daily]

IMAGINE BTS' RAPMONSTER
From: codename9095 on Instagram
Notes: Hadiah untuk kelulusan pendidikan S1 gue :)

"Hallo babe..."
"Hmmm..."
"Kenapa sayang hmm? Bete gitu suaranya."
"Gapapa."
"Gapapa means kenapa-napa. Iya kan?"
"Hhhh..."
"Bener kan lagi kenapa-napa? Mau cerita?"
"Gapapa kok."
"Gak usah bohong deh. Sidang gimana tadi? Lancar?"
"Ya gitu."
"Gitu?"
"Hmm. Gak usah dibahas."
"Jangan down gitu dong sayang. Kamu udah ditahap akhir loh. Bentar lagi wisuda kan?"
"Well..."
"It's okay. I know what you feel now. Everything is gonna be okay. Trust me."
"Hmmm..."
"Udah gak sabar nunggu kamu wisuda."
"Revisi aja gatau kelar kapan."
"Cepet kok pasti. Pacar aku kan pinter. Kamu udah mati-matian berusaha selama ini sayang. We both know. Inget ya hasil gak akan pernah mengkhianati proses."
"I know..."
"That's my girl... :) Makan sana pasti laper kan abis dibantai?"
"Hehe tau aja kamu."
"Makan yang banyak ya sayangku. Biar endut enak dipeluk. Hehe..."
"Ish tetep aja kamu ya mesum!"
"Tapi kamu sayang kan? Hehe love you ❤"
"Too."
Tut tut tut...

My Namjoon: *sent a pict
Ntar kamu wisuda aku bawain bunga sebanyak ini. Mau?
Semangat revisi ya sayangku ❤❤❤

Kamis, 29 Juni 2017

Quotes #10

"Semoga kepada siapa saja bahagia tak selamanya perihal mewah.
Melainkan kesederhanaan menjelma suara sesederhana bunyi hujan menyentuh tanah."

-devamahenra.

Quotes #9

"Menyukai tak harus dibarengi hasrat ingin menjalani.
Beberapa orang hanya ingin dekat, bersentuhan tanpa ingin menyepakati perasaan."

-Hanna Fatthiyya (Bukan Pujangga 2017)-

Selasa, 27 Juni 2017

Quotes #8

"Yang lebih penting adalah kejujuran dan kesucian hati, 
bukannya cara berpakaian dan tata sopan yang dibuat-buat."

-Soe Hok Gie-

Quotes #7

"Hidup adalah keberanian menghadapi tanda tanya."

-Soe Hok Gie-

Quotes #6

"Jangan terlalu pikirkan sendirimu, karena ada seseorang di luar sana yang sedang bertanya-tanya seperti apa rasanya bertemu denganmu."

-Soe Hok Gie-

Cahaya Bulan

Puisi yang dibacakan oleh Soe Hok Gie, yang diperankan oleh Nicholas Saputra dalam film GIE.

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa,
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui,
Apakah kau masih selembut dahulu,
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap,
sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih,
Lembah Mandalawangi,
Kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram,
meresapi belaian angin yang menjadi dingin.
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu,
Ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra,
lebih dekat.
Apakah kau masih akan berkata,
Kudengar detak jantungmu.

Kita begitu berbeda dalam semua,
Kecuali dalam cinta.

-Soe Hok Gie-

Bersabarlah Kamu

Kepada siapapun yang rela menunggu seseorang membuka hati, bersabarlah semampu kamu.
Jangan berjuang terlalu keras, apalagi sampai mendobrak pintu hatinya. 
Nanti kamu terluka. 
Tunggulah di depan pintu itu. 
Ketuklah perlahan. 
Percayalah, ia hanya butuh waktu untuk membuka pintu dan mempersilakan kamu masuk ke dalam hatinya.
Mungkin masih banyak kenangan masa lalunya berserakan.
Sabarlah kamu, bisa saja ia perlahan sedang membereskan kenangan itu.
Agar nanti, bila kamu ada di hatinya, tak ada lagi masa lalu tertinggal di dalamnya.

Kepada kamu yang setia menunggu, terima kasih karena telah menjadikan waktu dan sabar sebagai sahabatmu.

---via Tumblr---

Jumat, 09 Juni 2017

Quotes #5

"Berkali-kali ingin menyerah. Berkali-kali pula ada-ada saja cara semesta untuk menyemangati. Berkali-kali mengaku lelah. Berkali-kali pula Tuhan memberi kejutan untuk kembali siap menghadapi hari."

--- tak sedang ada yang becanda, tapi hidup memang demikian adanya.

(Hujan Mimpi)

Quotes #4

"Jika menurutmu segala sesuatu butuh penjelasan, bantu aku untuk menjelaskan apa yang membuatku tetap bertahan bahkan setelah berulang kali kau tinggalkan."

--- (via mangatapurnama) ---

Quotes #3

"Kau pikir aku tidak merindukanmu karena tak lagi membalas hangat percakapanmu? Mengertilah, sebenarnya aku ingin begitu bercerita banyak, namun di tiap aku mau, aku berusaha untuk tidak."

--- mbeeer.

Quotes #2

Entah kamu yang menyakitiku sebab kamu tak dapat kuraih,
atau aku yang menyakiti diri sendiri oleh sebab terlalu bermimpi.

Kita adalah dua orang yang kembali asing,
dua orang yang sempat hampir saling.

--9996

Quotes #1

"Barangkali memang benar, ketika kita masih khawatir tentang hasil akhir suatu upaya, kita belum benar-benar melakukannya karena Tuhan. Sebab ketika kita benar-benar melakukannya karena-Nya, mestinya kita pun percaya bahwa Dia-lah sebaik-baik perencana. Pun begitu rencana dibalik keberhasilan atau ketidakberhasilan kita akan sesuatu."

--- (via jalansaja) ---

Menggerakkan Hati Untuk Empati

Repost from Baskoro Aris Binzed on LINE:

*Di suatu grup media sosial*


A: "HBD Diana..."
B: "HBD Diana..."
C: "HBD Diana..."

*Sampai Z*

Kemudian tiba kabar dua hari kemudian, "Teman-teman, ada kabar duka, innalillaahi wa innaa ilayhi raaji'uun, Ayahanda teman kita Khalid meninggal dunia siang ini."

A: "Innaaalillaahi wa innaa ilayhi raaji'uun. Turut berduka Khalid. Yang kuat ya."
B: "Innaaalillaahi wa innaa ilayhi raaji'uun. Turut berduka Khalid. Yang kuat ya."
C: "Innaaalillaahi wa innaa ilayhi raaji'uun. Turut berduka Khalid. Yang kuat ya."

*Sampai Z*

Tentu mudah sebenarnya untuk menggerakkan jari, menekan kontak Diana dan menghaturkan selamat atas hari kelahiran. Sambil menyebutkan harapan-harapan untuk Diana lewat kolom percakapan. Tentu tanpa lupa benar-benar mendoakannya di lain kesempatan.

Mudah juga menggerakkan jari, menekan kontak Khalid untuk mengucapkan ucapan duka cita. Memberikan ucapan doa semoga amalan ayahanda diterima, kekurangan di dunia diampuni, dan memberikan sedikit himbauan untuk Khalid menjadi anak shalih agar menambah kebaikan bagi ayahanda di timbangan hari akhir kelak. Jika sempat turut menyalati hingga menguburkan.

Mudah saja setidaknya menggerakkan jari untuk tidak copy-paste dan tidak berlindung pada gumaman hati, "mending copas daripada tidak."

Tapi memang, menggerakkan hati untuk empati... itu yang susah.

Bisakah memulai memberikan kepedulian dengan cara yang memenuhi kepantasan?

Minggu, 26 Februari 2017

Express Your Feelings!

Cr: http://elderpipe.blogspot.co.id/2015/07/know-you-emotions.html

Setiap orang di muka bumi ini memiliki cara yang berbeda-beda dalam hal mengekspresikan perasaannya. Ada yang mengekspresikannya dengan mendengarkan musik, menggambar sketsa, menuangkannya ke dalam sebuah kata-kata yang mampu menggetarkan jiwa seperti sebuah lagu, puisi ataupun tulisan lainnya. Kalau ditanya, saya prefer ke arah mana? Menulis. Yah, menulis menjadi salah satu passion saya sejak lama. Mengapa menulis? Karena dengan menulis kita lebih leluasa untuk mencurahkan segala keluh-kesah kita dibandingkan dengan berbicara langsung. Mungkin ada sebagian orang yang lebih nyaman mengutarakan isi hatinya secara langsung kepada orang lain, tapi ada juga yang sangat sulit untuk mengutarakan isi hatinya secara langsung kepada orang lain. Jadi, menulis adalah pilihan dan sarana yang tepat bagi orang-orang yang demikian.

Saya adalah tipikal orang yang sangat senang sekali bermain dengan kata-kata. Bagi saya, menulis adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan. Walaupun tidak setiap saat saya menulis, tapi pada saat-saat tertentu saya bisa menulis dengan sepenuh hati. Waktu yang tepat untuk menulis bagi saya adalah ketika malam hari. Malam hari adalah waktu ideal untuk menulis, karena situasinya yang sunyi mampu membangkitkan ide-ide yang luar biasa dan biasanya kata-kata yang dipakai juga lebih tulus, sepenuh hati dan apa adanya. Atau juga saya menulis ketika ada momen-momen yang sulit untuk dilupakan. Seperti yang baru tadi saya share di salah satu sosial media mengenai persahabatan. Saya menulis berdasarkan pengalaman pribadi dengan sahabat-sahabat yang penuh dengan kasih sayang. Orang-orang yang kenal dengan saya pasti akan terheran-heran, kok ini orang kalau menulis sesuatu pasti panjaaaang banget? Yah, memang seperti itulah saya.  Tidak bisa melewatkan sedikit pun hal-hal penting yang telah terjadi.

Seseorang yang hobi menulis tentu saja tidak terlepas dari kebiasaannya akan membaca. Yah, membaca dan menulis sudah satu paket layaknya paket makanan yang sudah lengkap beserta minuman dan snack-nya. Orang yang hobi menulis tidak akan mampu menulis tanpa adanya kosa kata atau pilihan kata yang menarik, begitu pula dengan orang yang hobi membaca. Mereka pasti akan mencoba untuk menulis, walaupun tulisannya belum sebagus penulis papan atas. Setidaknya, mereka pernah mencoba. Tidak hanya menjadi sebagai penikmat, tetapi mencoba menjadi sebagai pembuat. Saya memiliki referensi novel di rumah yang isinya tidak melulu soal cinta, tetapi juga tentang arti hidup, persahabatan, dan lain sebagainya. Tak jarang juga saya membaca fanfiction milik master-nim yang tulisannya sangat kekinian sekali.

Orang-orang mungkin tidak pernah bertanya tentang hal ini, apakah saya mempunyai role model dalam hal menulis? Tentu saya punya. Role model yang saya share di sini mungkin bukan seorang penulis seperti Pramoedya Ananta Toer, Tere Liye ataupun Raditya Dika. Setidaknya, mereka adalah orang-orang yang penuh inspirasi bagi saya untuk tetap menulis.

Cr: twitter.com/MarissaAnita

Dialah Marissa Anita. Sosok wanita yang penuh inspirasi bagi siapapun. Cantik, cerdas, dan berdedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan teater. Dia memang bukan seorang penulis, tetapi profesinya sebagai seorang jurnalis tentu saja menuntutnya untuk bisa menulis dengan baik. Tak jarang saya mengunjungi website pribadinya. Di sana dia dengan leluasa menuliskan segala yang ada di dalam pikirannya dan dituangkan dalam sebuah tulisan. Marissa Anita merupakan jurnalis favorit saya. Dari cara beliau menyampaikan berita sangatlah luwes dan terlihat cerdas. Yang paling saya suka dari Marissa Anita adalah ketika mengajukan pertanyaan ke narasumber yang sangat menurut saya bagus sekali. Kecintaannya akan dunia teater juga yang membuat saya semakin kagum. Marissa Anita mampu memerankan peran dengan ciamik. Di film 'Istirahatlah Kata-Kata', Marissa Anita mampu berperan dengan apik sebagai Sipon, istri Wiji Thukul. Walaupun saya belum menontonnya, tetapi dilihat dari teaser-nya sudah membuat saya yakin bahwa Marissa Anita mampu untuk membawakan peran Sipon dengan baik. Kalian bisa lihat tulisannya Marissa Anita di: marissaanita.com

Cr: facebook.com/bangtan.official

Jujur dari hati yang paling dalam, saya tidak lihat dia sebagai seorang idol yang dielu-elukan oleh penggemarnya, tapi saya lebih lihat dia dari personality-nya. Dia orang yang hebat dalam menciptakan lagu. Dia juga orang yang menginspirasi saya untuk terus menulis. Kemampuannya menulis lagu tidak perlu diragukan lagi. Mungkin kita memang belum pernah bertemu, tapi dari semua lagu ciptaannya, saya merasakan dia menghidupkan sebuah nyawa sehingga lagu tersebut mampu dinikmati penggemarnya. Menurut saya, dia adalah seorang leader yang karismatik. Auranya benar-benar menunjukkan seorang leader. Saya bercita-cita suatu hari nanti kami berdua mempunyai project menulis. Mungkin menulis lagu, dia dengan versi bahasa Korea, saya dengan versi bahasa Inggris atau mungkin versi Bahasa Indonesia. Karena saya dengar-dengar, dia ingin belajar Bahasa Indonesia :) Kalau ada yang tanya, siapa sih dia? Dia adalah Kim Nam Joon, leader BTS. Stage name-nya adalah Rap Monster.  Leader dengan bakat yang luar biasa. He's charming and charismatic.

At least but not last...

“Menulis adalah sebuah keberanian...” 
― Pramoedya Ananta Toer.

Good Night.
XOXO.

Selasa, 10 Januari 2017

Kehilangan Itu Menyakitkan

Cerita pendek ini terinspirasi dari film Harry Potter and the Goblet of Fire ketika Cedric Diggory yang diperankan oleh Robert Pattinson tewas dalam pertarungan untuk memenangkan piala api yang justru membawa Cedric Diggory ke dalam dunia lain.

Oleh : Eva Fathia Amalia
Perempuan itu terus memandangi foto kedua orang yang ia sayangi dengan air mata yang berlinang menyusuri pipinya yang merah. Perempuan itu sangat kehilangan dan sangat terpukul atas kematian kedua orang yang sangat ia cintai dan ia sayangi tersebut. Tanpa disadari, ada seorang lelaki yang memperhatikannya sejak tadi. Karena penasaran, lelaki itu kemudian menghampiri perempuan tersebut.

"Kesedihan hanya akan membuat hidup kita semakin terpuruk dan memperburuk keadaan. Untuk apa kita menangisi orang yang telah tiada.? Tidak ada gunanya.!" kata lelaki itu dengan ucapan yang meyakinkan. Perempuan itu mendengar apa yang baru saja lelaki tersebut katakan padanya. Karena tidak terima dengan ucapan lelaki tersebut, perempuan itu bangkit dari tempat duduknya lalu berkata,"Mulut Anda sepertinya tidak bisa dijaga ya.? Dan untuk apa Anda ada disini.?" tanya perempuan tersebut penuh rasa heran. Lelaki itu hanya senyum-senyum sendiri sambil berkaca di cermin. "Maaf Nona, saya memperhatikan Anda sejak tadi. Saya kesini hanya ingin mencari angin saja." lanjutnya. "Apa kata Anda.? Mencari angin.? Tapi, mengapa Anda mengatakan hal demikian kepada saya.? Apa maksud Anda.?" tegas perempuan tersebut menatap lekat-lekat mata sang lelaki. "Wahai Nona yang cantik.! Seharusnya Anda menghabiskan waktu Anda di dunia ini dengan bersenang-senang, yah... pada intinya having fun-lah. Untuk apa bersedih sekian lama seperti ini.? Anda terlalu berlarut-larut dengan kesedihan Anda sendiri." kata lelaki tersebut dengan ketusnya. Perempuan itu lalu melangkah ke arah utara, kemudian berkata sesuatu kepada lelaki tersebut., "Dunia tak selamanya memberikan kita kebebasan, Bung.!" Kata-kata yang cukup membuat lelaki tersebut kaget. " Hheh, atau mungkin Anda tidak pernah merasakan hal yang sama dengan saya. Anda tidak pernah merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang yang Anda sayangi dan Anda cintai. Yang Anda tahu hanyalah bagaimana caranya Anda membuat orang-orang di sekitar Anda menderita dan Anda akan merasa senang." Matanya sekarang bertambah merah dan air matanya terus mengalir tanpa henti. "Cukuuup!" bentak lelaki itu dengan wajah yang memerah. Keduanya terdiam.

Keadaan pun menjadi hening. Tak ada satu ucapan pun yang terdengar, hanya hembusan angin yang bersorak-sorak di atas langit sana. Kemudian, perempuan tersebut melanjutkan pembicaraannya dengan air mata yang masih berlinang di pipinya yang merah itu. "Anda tidak akan pernah tahu bagaimana saya kehilangan ibu saya disaat saya berusia 14 tahun. Ibu yang selalu ada untuk saya, Ibu yang selalu mendengarkan curahan hati saya, dan Ibu yang selalu mendukung saya saat saya melakukan sesuatu. Namun kini, beliau telah dipanggil Yang Maha Kuasa, beliau telah tiada. Dan sekarang saya hanya tinggal dengan Ayah dan adik laki-laki saya. Sekarang, saya harus kehilangan orang yang saya cintai juga, yaitu kekasih saya. Orang yang selama ini saya sayangi dan saya cintai, pergi begitu cepat tanpa meninggalkan pesan apapaun pada saya. Dan semua itu, sangat menyakitkan. Apakah Anda akan merasakan hal demikian apabila Anda berada di posisi saya.?" Kini isakan tangisannya semakin menjadi-jadi. Lelaki itu terhentak akan perkataan perempuan tersebut. Lelaki tersebut mengikuti langkah perempuan tersebut dan menyentuh pundaknya. "Please, jangan usik hidup saya lagi." kata perempuan tersebut. "Maaf, saya tidak punya yang cukup lama hanya untuk berbicara dengan Anda. Saya harus pergi" lanjutnya. Perempuan itu meninggalkan lelaki tersebut. Lelaki itu hanya terdiam terpaku di tempat tersebut sambil memikirkan kembali perkataan perempuan tersebut.Lelaki tersebut sepertinya sekarang telah terbuka hatinya bahwa hidup kita pada akhirnya akan berujung kepada kematian. Kehidupan yang abadi. Lelaki itu akhirnya meninggalkan tempat itu pula mengikuti langkah perempuan tersebut. Tamat.!!!

Monolog: Sore Itu...

Ingatlah satu perkara ini, Bang:

Seorang perempuan akan sangat mudah terenyuh hatinya saat Abang memberikan sedikit saja perhatian padanya. Kejadiannya tadi sore saat aku akan pulang, Bang. Aku harus melewati lorong kecil di kampusku. Ketika aku akan melewatinya, ada dua orang laki-laki yang sedang duduk santai di pelataran koridor kampus. Karena aku tahu ada orang di situ, maka aku bilang, "Punten*, Kang." Dan Abang tahu apa reaksi laki-laki tersebut? Dia menjawab, "Iya.", lalu ia pun bertanya, "Pulang? Hati-hati :)". Aku hanya tersenyum saja, Bang tanpa menoleh ke laki-laki tersebut. Namun ketahuilah, perasaan perempuan manakah yang tidak senang mendapatkan perhatian seperti itu? Jawabannya, aku pun demikian, Bang.

*punten = permisi.

Sepenggal Percakapan

Terkadang perempuan itu egois, Bang.
Ketika seseorang (lelaki) memperlakukan perempuan itu dengan baik, maka perempuan itu akan berharap bahwa perilaku baik itu hanya diperuntukkan baginya.

Terkadang perempuan itu lupa, Bang.
Ketika seseorang (lelaki) berlaku baik, perilaku baik itu bukanlah milik perempuan itu saja, tapi milik perempuan-perempuan lainnya.

Bila perempuan itu sedang 'waras', mereka bisa berpikir jernih dan menyadari hal itu.
Tapi ada saatnya, mereka lupa, kemudian menjadi egois ataupun bias.

Mungkin bagi Abang, perilaku baik itu adalah suatu kewajiban dan sekadar sopan santun bagi perempuan itu. Akan tetapi, apakah Abang tahu apa yang ada di benak perempuan itu? Sebagian perempuan pada awalnya mengira bahwa perilaku baik Abang itu memiliki maksud lain. Kenapa?

Karena perempuan meletakkan perilaku Abang itu atas dasar perasaan, bukan logika kehidupan sosial lelaki.

Tidak semua perempuan seperti aku, Bang, yang menelaah kembali segala perlakuan Abang terhadapku agar aku tidak merasa bias. Pada awalnya, aku sama dengan perempuan lain, membuat praduga yang 'absurd'. Namun aku merunut kembali, dan aku mendapat kesimpulan bahwa Abang memanglah 'Abang'.

Abang hanya terdiam, sesekali menghela napas.
Kami pun berjalan dalam diam.

-Suatu malam, percakapan sepanjang perjalanan Lingkar Luar Kampus Gajah.-